SEKILAS INFO
: - Senin, 10-08-2020
  • 3 minggu yang lalu / Diberitahukan kepada seluruh peserta MPLS 2020, bahwa berdasarkan Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan No.443.2/07337 tentang Penyelenggaraan kegiatan MPLS Tahun Pelajaran 2020/2021, diputuskan bahwa mulai Selasa, 14 Juli 2020 kegiatan MPLS Tatap Muka DIHENTIKAN, dan digantikan dengan MPLS Daring.
  • 1 bulan yang lalu / Daftar ulang bagi calon peserta didik tahun pelajaran 2020/2021 dilaksanakan pada tanggal 1-3 Juli 2020 pukul 08.00-14.00
PESERTA DIDIK DIBANTU KUOTA INTERNET GRATIS UNTUK KBM DAN PAT DARING

PESERTA DIDIK DIBANTU KUOTA INTERNET GRATIS UNTUK KBM DAN PAT DARING
Pandemic Covid-19 yang telah melanda Indonesia telah merusak sendi-sendi perekonomian bangsa dan kehidupan manusia. Hampir semua kegiatan ekonomi terkena dampak dengan adanya wabah covid-19 yang masing belum bisa ditemukan vaksin penangkalnya. Dalam dunia pendidikan juga terkena imbasnya secara langsung dimana seluruh kegiatan pendidikan terpaksa harus diliburkan dan kegiatan pembelajaran yang biasanya dilaksanakan di kelas dirubah menjadi kegiatan pembelajaran daring (online) di rumah siswa masing-masing.
Pelaksanaan kegiatan pembelajaran dengan mode daring (online) dilaksanakan oleh guru dengan menggunakan berbagai macam platform aplikasi yang mudah di pergunakan baik oleh guru dan terutama untuk siswa itu sendiri. Beberapa aplikasi yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran daring (online) antara lain moodle, google form, whatsapp, quipper, email, office 365, youtube, instgram, zoom, edmodo, telegram, web, buku digital, video conference / vicon webex dan lain-lain. Untuk dapat menggunakan berbagai aplikasi tersebut dibutuhkan dukungan berupa perangkat tambahan seperti handphone, laptop, tablet dan tentu saja koneksi internet. Diantara banyak aplikasi yang tersedia, whatsapp merupakan salah satu aplikasi yang paling banyak digunakan oleh guru dan siswa, disamping mudah, biayanya juga murah. Namun, karena kegiatan pembelajaran daring (online) ini berlangsung setiap hari, bagi siswa harus menyediakan kuota internet yang cukup agar bisa mengikuti kegiatan pembelajaran daring (online) yang dilakukan oleh guru.
Dampak mewabahnya covid-19 ini sangat dirasakan oleh masyarakat baik dari kalangan atas hingga kalangan bawah, hampir semua kegiatan ekonomi juga ikut terkena dampaknya, bahkan beberapa buruh terpaksa harus di PHK, dirumahkan atau dan sistem masuk kerjanya dibuat secara bergiliran. Tidak terkecuali bagi para orang tua siswa yang mungkin pekerjaannya tidak tetap seperti buruh pabrik, ojek online, pedagang atau wiraswasta, kebutuhan kuota internet menjadi kebutuhan tambahan yang harus dipenuhi oleh para orang tua yang masih memiliki anak sekolah.
Melihat fakta yang ada bahwa peserta didik sangat memerlukan kuota internet untuk dapat mengikuti kegiatan pembelajaran secara daring (online) maka SMA Negeri 1 Ungaran pun mengambil langkah strategis dengan cara memberikan bantuan kartu perdana internet secara cuma-cuma bagi semua peserta didik kelas X dan XI. Bantuan kuota internet yang diberikan kepada seluruh peserta didik ini diharapkan dapat membantu meringankan beban orang tua siswa yang harus menyediakan kuota internet bagi anak-anaknya untuk mengikuti KBM daring (online) selama masa pandemi covid-19. Besaran kuota internet yang diberikan adalah sebesar 6,5 gb dan diberikan sebanyak 2 tahap. Pada tahap 1 diberikan dengan tujuan agar semua peserta didik dapat mengikuti KBM daring (online) dengan baik dan dapat mengirimkan tugas-tugas dengan lancar. Pada tahap 2, kuota internet diberikan lagi sebesar 6,5 gb dengan tujuan untuk dipakai siswa dalam mengikuti kegiatan Penilaian Akhir Tahun (PAT) Semester Genap Tahun Pelajaran 2019/2020 yang juga diselenggarakan dengan sistem daring (online).
Berdasarkan wawancara singkat dengan beberapa siswa dan para orang tua, bantuan kuota internet ini sangat membantu peserta didik dalam mengikuti KBM daring (online) dan dapat meringankan beban para orang tua siswa ditengah himpitan ekonomi akibat mewabahnya covid-19.

TINGGALKAN KOMENTAR